www.paguyubanpulukadang.forumotion.net

myspace

2009 - 1430 H 

IndeksIndeks  ­PortalPortal  ­FAQFAQ  ­PencarianPencarian  ­AnggotaAnggota  ­GroupGroup  ­PendaftaranPendaftaran  ­LoginLogin  
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» KPK Siap Usut Skandal Century
Wed Nov 25, 2009 4:02 pm by Admin

» Harapan Masyarakat terhadap SBY
Mon Nov 23, 2009 4:06 pm by Admin

» Hak Angket Diganjal, Rakyat Tak Terkendali
Fri Nov 20, 2009 3:05 pm by Admin

» Wapres: Hak Angket Wajar
Sat Nov 14, 2009 10:01 am by Admin

» Loloskan Hak Angket
Fri Nov 13, 2009 4:29 pm by Admin

» Petinggi Polri Kompak Membantah Williardi
Thu Nov 12, 2009 5:21 pm by Admin

» Kapolri: Posisi Polisi Terjepit
Thu Nov 12, 2009 9:36 am by Admin

» Rekayasa Kasus Terkuak & Pati Polri Ancam Mundur?
Wed Nov 11, 2009 4:31 pm by Admin

» Nasib Chandra Hamzah Ditentukan Malam Ini
Mon Nov 09, 2009 5:35 pm by Admin

» Rasa Keadilan Tak Terpenuhi
Sun Nov 08, 2009 10:10 am by Admin

» Popularitas SBY Terganggu
Fri Nov 06, 2009 5:39 pm by Admin

» Anggodo Melenggang Bebas
Thu Nov 05, 2009 8:21 am by Admin

» Susno Mundur, Anggodo Ditahan
Wed Nov 04, 2009 5:42 pm by Admin

» Kapolri Harus Nonaktifkan Susno, Jaksa Agung Nonaktifkan Ritonga
Tue Nov 03, 2009 11:03 pm by Admin

» Langkah Konkret SBY Dinanti
Mon Nov 02, 2009 4:32 pm by Admin

» Tiga Solusi Diusulkan kepada Presiden
Mon Nov 02, 2009 7:59 am by Admin

» Rasa Keadilan Publik Terkoyak
Sat Oct 31, 2009 8:31 am by Admin

» Dalam 100 Hari, SBY Akan "Dihadiahi" Angket Bank Century
Tue Oct 20, 2009 6:11 pm by Admin

» Pentagon Pasok Bom-Bom Canggih Buat Israel
Thu Oct 08, 2009 12:53 am by Admin

» Warga Setujui Kuburan Massal
Wed Oct 07, 2009 6:54 pm by Admin

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Share | 
 

 Badai Terjang Teluk Manado

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting: 2158
Registration date: 31.08.08

PostSubyek: Badai Terjang Teluk Manado   Wed Jan 14, 2009 10:17 pm

Badai Terjang Teluk Manado


Sepasang kakek dan nenek sedang mencoba menahan empasan ombak
yang menghantam rumahnya, Senin (12/1). Air pasang yang menerjang sejak
kemarin sore di sekitar pesisir Lingkungan 1 & 2, Kelurahan Malalayang 1,
Kecamatan Malalayang Timur, Manado mengakibatkan 20 rumah hancur


Selasa, 13 Januari 2009 | 20:44 WIB - Kompas

MANADO, SELASA — Sebanyak 1 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka saat hujan deras disertai angin sangat kuat menerjang Teluk Manado sejak Senin (12/1) hingga Selasa (13/1) sore. Banjir dan longsor terjadi di sejumlah titik di seantero Kota Manado.

Puluhan pohon perindang tumbang atau patah dahan-dahannya saat efek siklon tropis di Samudera Pasifik menyapu sebagian besar kawasan utara Pulau Sulawesi. Korban tewas atas nama Roni Jance Dirk (52), warga Mahawu Lingkungan 5, Kecamatan Tuminting.

Roni tewas tenggelam ke Sungai Mahawu sekitar pukul 07.00 Wita ketika berusaha menyelamatkan ayam-ayam peliharaannya yang tersambar luapan sungai di belakang rumahnya. Jenazah Roni ditemukan 1,5 jam kemudian sekitar 100 meter dari titik tenggelam. Korban terbenam dalam lumpur sungai.

Pencarian dan evakuasi jenazah Roni dilakukan aparat gabungan dari Koramil Tuminting, Satpol PP, dan Badan SAR Nasional (Basarnas). "Korban ditemukan dengan posisi kepala masuk lumpur," ujar Danramil Tuminting Kapten Inf Vencentius Mamarudi.

Di Jalan Sam Ratulangi, tak jauh dari Stadion Klabat, sebuah mobil Toyota Avanza ringsek kabinnya tertimpa dahan pohon beringin. Di sisi selatan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) kompleks Pasar 45, satu pohon perindang jenis pohon munggur roboh.

"Saya mendengar bunyi yang lumayan keras. Saya kira guntur, tidak tahunya itu suara pohon yang tumbang. Untungnya tidak ada warga di bawah pohon itu" kata Steward, warga Kecamatan Wenang yang berada sekitar 10 meter dari titik tumbangnya pohon.

Pohon tumbang juga terlihat di Jalan Piere Tendean-Boulevard. Di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Tikala, Manado, tanah longsor menerjang tembok rumah warga bernama Ani (40). Bencana terjadi sekitar pukul 01.30 Wita.

Saat itu hujan turun sangat deras sehingga tidak banyak warga yang mendengar suara longsoran tanah. Musibah tanah longsor juga terjadi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Tikala. Jalan penghubung perumahan atas dan bawah putus.

Sebuah pohon akasia setinggi 15 meter roboh menghalangi jalan. Longsoran tanah menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 15 meter. Seorang warga yang enggan ditulis namanya, kesal dengan kelambanan aparat kelurahan dan kecamatan.

Musibah seperti ini bukan kali pertama terjadi, sebab pada tahun 2006 tanah longsor menewaskan lima orang di wilayah ini. Belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, ia berharap pemerintah bisa bekerja lebih cepat.

Pernyataan berbeda datang dari Indri W Poermedi, Lurah Ranomuut, yang baru dilantik 3 hari lalu. Sejak pagi dia dan anak buahnya terjun ke lokasi bencana. Koordinasi juga langsung dilakukan dengan Camat Tikala. (Tribun Manado/Robertus Rimawan)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
 

Badai Terjang Teluk Manado

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions of this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.paguyubanpulukadang.forumotion.net :: Berita :: Manado - Minahasa - Sulut - Gorontalo-