www.paguyubanpulukadang.forumotion.net


 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Kudeta Hancurkan Bangsa
Tue Oct 19, 2010 3:27 pm by Admin

» SBY Bertemu 7 Pimpinan Lembaga Negara di MPR
Mon Oct 18, 2010 3:18 pm by Admin

» Urbanisasi Tak Terbendung, Jabodetabek Makin Kumuh
Thu Oct 14, 2010 3:26 pm by Admin

» HALAL BIL HALAL 1431H KERUKUNAN KELUARGA BESAR JATON JAKARTA ( KKBJJ )
Mon Oct 11, 2010 9:25 am by Admin

» HALAL BIL HALAL 1431 H PKBP JABODETABEK
Mon Oct 11, 2010 9:23 am by Admin

» Yang Kami Tolak Bukan Kristen, Tapi Kristenisasi
Thu Sep 23, 2010 6:32 pm by Admin

» 5,4 Juta Komuter Serbu DKI Jakarta Setiap Hari
Thu Sep 23, 2010 6:29 pm by Admin

» Gila! Al Quran Jadi Dibakar di Amerika
Sun Sep 19, 2010 3:49 pm by Admin

» PROJECT BLUE BEAM
Mon Sep 13, 2010 5:55 pm by Admin

» Demokrasi Belum Wujudkan Kesejahteraan dan Keadilan
Sun Aug 15, 2010 7:21 pm by Admin

» Potret Kemiskinan Indonesia 69% Pekerja Ada di Sektor Informal
Fri Aug 06, 2010 2:17 pm by Admin

» Mengenal Lebih Dekat Hepatitis
Wed Jul 28, 2010 11:39 pm by Admin

» Alasan Sesungguhnya Mengapa AS Menyerang Iraq
Tue Jul 20, 2010 11:04 am by Admin

» AS Rahasiakan Obat Kanker dari Buah Sirsak
Tue Jul 20, 2010 9:18 am by Admin

» Politik Anggaran, Prorakyat atau Birokrat?
Mon Jul 19, 2010 5:52 pm by Admin

» Bingung Pastikan Arah Kiblat? Klik Qibla Locator
Sun Jul 18, 2010 8:10 am by Admin

» Inilah Kisah Ilyas dalam Injil Barnabas
Fri Jul 02, 2010 10:03 pm by Admin

» Pasar Taruhan Jagokan Brasil
Fri Jul 02, 2010 3:17 pm by Admin

» Jepang Lawan Paraguay di 16 Besar
Sat Jun 26, 2010 3:46 pm by Admin

» Sinyal Alquran tentang Bintang Runtuh di Pusat Galaksi
Mon Jun 21, 2010 12:04 pm by Admin

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian

Share | 
 

 TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:22 pm

Aswrwb,

Selamat jumpa lagi, tuari Saitis, baru dari Bandung.

Nyaku mencoba menjawab pertanyaannya tuari Saintis

Kapan banjir nabi Nuh terjadi?


Perlu diketahui bahwa danau yang berlokasi di wilayah Iran (lihat peta) tersebut tidak memiliki saluran/sungai keluar. Danau itu sekarang levelnya sekitar 1266m dan ketika banjir Nuh mulai surut air terjebak didalamnya pada level sekitar 1517m. Jadi permukaan air danau itu mengalami penurunan, sampai sekarang beda levelnya sekitar 250 m. Air menyusut kemungkinan melalui penguapan (evaporasi) dan rembesan bawah tanah (infiltrasi). Sebagai contoh perhitungan sederhana, jika air danau surut rata-rata 5 cm pertahun, maka banjir terjadi pada (250/0.05×1tahun =) 5000 tahun yang lalu. Tapi untuk perhitungan yang tepat perlu penelitian ilmiah. Untuk menyelidiki kecepatan penurunan perlu diolah data statistik naik turunnya permukaan air danau beserta data lain yang berpengaruh (tingkat penguapan, permeabilitas tanah/batuan sekitar, curah hujan, bentuk danau, catchment area). Kemudian dengan menggunakan persamaan matematika yang sesuai dapat diketahui kapan terjadinya banjir nabi Nuh.

Jadi kalau dilihat gambar dibawah ini, tidak terlalu berbeda jauh.



Mengenai bentuk Pangea, terjadi pada atau kondisinya pada 225 juta tahun yang lalu, barangkali itu perkiraan relatif artinya tidak ada bukti otentik yang menyatakan mengenai hal itu.
Bole jadi bentuk Pangea pada masa Nabi Nuh sudah terbelah tapi masih menyambung dalam satu daratan.

Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:23 pm

Aswrwb,....

Al Qur'an memang suatu kitabyang menakjubkan dan semakin berkembang Ilmu Pengetahuan semakin jelas maksud dari ayat ayat Al Qur'an tersebut, dimana nantinya akan berbondong bondong masuk Agama yang di Ridhoi Allah Swt
Sayangnya minat baca dari Umat slam masih sangat jauh dari harapan.
Kebanyakan para Mubaligh biasanya sudah cukup puasdengan apa yang mereka dapati, tanpa mereka mengikuti perkembangan Pengetahuan yang sedang bergerak maju dan tidak akan pernah akan surut.
Jika ada hal baru disampaikan, mereka cepat menanggapi bahwa sudah mengada ada tanpa mereka mau mengkoreksi atau mengulang kembali pengetahuan yang mereka sudah dapati dulu., dan paling gampang mengatakan orang sesat.
Lebih parah lagi mereka mengatakan bahwa Agama tidak bisa dicampur adukkan dengan Ilmu Pengetahuan.
Anehnya mereka mempercayai Ilmu Falak atau yang disebut dulunya Ilmu Perbintangan yang sekarang lebih dikenal dengan ASTRONOMI.
Berbicara mengenai ASTRONOMI tidak lepas dari Fisika ( Sunatullah ), Kimia, Matematik dan akan berlanjut ke peradaban Ilmu Pengetahuan yang saling berhubungan.

Selanjutnya........

Sebelum nyaku melanjutkan uraianku, marilah kita renungkan bersama beberapa ayat adalam Al Qur'an dibawah ini :

Surat Yunus ( 10 ): 36

36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran[690]. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.
[690] sesuatu yang diperoleh dengan prasangkaan sama sekali tidak bisa mengantikan sesuatu yang diperoleh
Dengan penetahuan.

Surat Yunus ( 10 ): 39

39. Bahkan yang Sebenarnya, mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan Sempurna padahal belum datang kepada mereka penjelasannya. Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka Telah mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim itu.

Surat Thaahaa ( 20 ) : 114

114. Maka Maha Tinggi Allah raja yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu[946], dan Katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan."
[946] Maksudnya: nabi Muhammad s.a.w. dilarang oleh Allah menirukan bacaan Jibril a.s. kalimat demi kalimat, sebelum Jibril a.s. selesai membacakannya, agar dapat nabi Muhammad s.a.w. menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan itu.

Al A’anam ( 6 ) : 67

67. Untuk setiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan Mengetahui.

Al Shaad ( 38 ) : 87


87. Al Quran Ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.


Al Baqarah ( 2 ) : 121


121. Orang-orang yang Telah kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya[84], mereka itu beriman kepadanya. dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, Maka mereka Itulah orang-orang yang rugi.
[84] Maksudnya: tidak merobah dan mentakwilkan Al Kitab sekehendak hatinya.

Al Ankabut ( 29 ) : 49

49. Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu[1156]. dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat kami kecuali orang-orang yang zalim.
[1156] Maksudnya: ayat-ayat Al Quran itu terpelihara dalam dada dengan dihapal oleh banyak kaum muslimin turun temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya.

Al Saba’ ( 34 ) : 6

6. Dan orang-orang yang diberi ilmu (ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu Itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

Al Nashr ( 110 ) : 1

1. Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,


Al Nashr ( 110 ) : 2


2. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,

3. Al Nashr ( 110 ) : 3

3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat.

Al Hadid ( 57 ) : 16

16. Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang Telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya Telah diturunkan Al Kitab kepadanya, Kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

Semoga bermanfaat.

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:37 pm

Aswb

Buat Pak saintis---
Akal yang dimiliki Hamba adalah suatu karunia dan berkah Tuahan kepatuhan hamba merupakan perolehan yang diusahaka.

Tuhan berkata Wahai Akal datanglah -Akal datang.
Akal pergilah-Akalpun pergi.Dia berkata Akal lihatlah Akalpun melihat.
Wahai Akal lihatlah dibelakangmu Akalpun melihat,Alangkah terkejutnya Akal melihat dan menyaksikan suatu bentuk yang bercahaya cantik indah yang lebih bagus darinya.
Berkatalah Akal siapa kamu--- bentuk menjawab Aku adalah sesuatu keberhasilan yang diberikan Tuhan lanjutnya Wahai Akal meskipun engkau mulia rendahkan dirimu.

Buat Pak Haji.

Berdasarkan pada Whyu berarti bersandar pada Otoritas Penerimah wahyu (Nabi) sebagai utusan Tuhan yang dapat dipercaya--bukan kepada Hawking
Ilmu-2 Rasional bersifat Teoritis karena ingin mengetahui segala sesuatu sebagaimana adanya.
Sains dan Akal tidak bisa menjelaskan misalnya tentang Nasib manusia setelah kematian keadaannya didalam kubur dan setelah hari kebangkitan.

Demikian dulu

wslm
_________________
Ustadz
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:37 pm

Aswrwb,...

Buat Pa' Ustadz

Barangkali pa' Ustadz belum menyimak

Quote :
Berdasarkan pada Whyu berarti bersandar pada Otoritas Penerimah wahyu (Nabi) sebagai utusan Tuhan yang dapat dipercaya--bukan kepada Hawking
Ilmu-2 Rasional bersifat Teoritis karena ingin mengetahui segala sesuatu sebagaimana adanya.
Sains dan Akal tidak bisa menjelaskan misalnya tentang Nasib manusia setelah kematian keadaannya didalam kubur dan setelah hari kebangkitan.

Barangkali pa' Ustadz belum menyimak renungan diatas.
Mengenai Nasib Manusia setelah Kematian, kondisi didalam Kubur dan hari kebangkitan, akan diuraikan nanti pada Point ke 3 dan Ke 4.
Pembahasan ini , baru pada point ke 4, dari 8 Point, mengenaii Tujuan Dibalik Penciptaan Manusia ( liat gambar dibawah ini )



Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:38 pm

Aswrwb,...

Baiklah nyaku lanjutkan mengenai Peradaban Manusia selanjutnya.

Peristiwa Topan pada zaman Nabi Nuh, adalah peristiwa yang sangat luar biasa. Air laut menutupi seluruh daratan, gelombang besar melebihi tinggi gunung yang paling tinngi dipermukaan Bumi ini sehingga menhancurkan dan meluluh lantakkan isinya.
Pada saat itu tenggelamlah daratan PANGEA yang memusnahkan seluruh penghuninya kecuali yang berada diatas kapal Nabi Nuh.
Hukuman yang diberikan Allah Swt pada mereka pada waktu itu, sekaligus untuk memperbaiki stelsel Bumi, dan Planet Planet lainnya.
Selaku tempat kehidupan Generasi Manusia berikutnya, dimana Generasi Pertama ditutup, atau istilah lainnya, selesailah Episode Pertama, Dan BABAK KE DUA pun dimulai dengan latar Kapal Nabi Nuh berada diatas lautan tanpa daratan.
Hilanglah kehidupan yang sudah berlangsung jutaan tahun, dengan meningglkan peradaban yang super canggih.
Hal inilah yang kini menjadi mata rantai yang hilang ( missing link ).
Dengan adanya peninggalan peninggalan yang sangat luar biasa, menjadikan pusingnya para ahli Arkeologie, meneliti kapan adanya kapan peradaban yang sudah demikian majunya, Way Out satu satunya adalah Firman Allah Swt didalam Al Qur'an untuk bisa menjawab segala kejadian baik pada waktu dulu, sekarang maupun nanti.
Yang perlu diketahui adalah apakah penyebab gelombang sedemikian luar biasanya.
Untuk itu marilah kita perhatikan Firman Allah Swt dalam Al Qur'an pada

Surat Huud ( 11 ) : 36

36. Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang Telah beriman (saja), Karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka
kerjakan.

Surat Huud ( 11 ) : 37

37. Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

Surat Huud ( 11 ) : 38

38. Dan mulailah Nuh membuat bahtera. dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. berkatalah Nuh: "Jika kamu mengejek kami, Maka Sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (Kami).


Surat Huud ( 11 ) : 39

39. Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal."

Allah mewahyukan pada Nabi Nuh untuk membuat sebuah Kapal, sebab manusia manusia ingkar akan dikaramkan.
Sewaktu melihat Nuh membuat Kapal, menjadikannya bahan ejekan dan tertawaan orang, karena membuat Kapal Laut terasa asing pada waktu itu.
Daerah Equator daratannya masih empuk dan panas. Kehidupan Manusia dibelahan Utara Bumi, memang tidak memerlukan armada laut, apalgi membuat Kapal yang jauh dari Lautan, karena itu mereka mengejek Nabi Nuh dari atas. Atas ini inilah yang harus dipikirkan, sudah pasti Nabi Nuh membuat Kapal yang sangat besar, bahkan lebih besar dari Kapal Induk yanga pada abad ke 21 ini, kenapa?
Tentunya kapal tersebut berisikan ribuan binatang, dan binatang itu berpasangan, untu kelagsungan hidup berikutnya.
Jadi Kapal Nabi Nuh tsb, bukan Kapal gambaran selama ini, atau semacam Kapal Penagkap Ikan.
Mengapa bisa mengejek Nabi Nuh dari atas, sedangkan Kapal demikan besarnya? Sudah pasti atas disini adalah Udara, dengan mempergunakan semacam Kapal Udara? sebuah kendaraan terbang yang bisa diarahkan kemana saja!, dan bisa berhenti dengan keseimbangan untuk mengatasi Gravitasi Bumi.
Dari sini bisa kita ketahui, bahwa Teknologi pada zaman Nabi Nuh, sedemikian cangginya, perhatikan ayat Qur'an dibawah ini :

Al Mu’min ( 40 ) : 82

82. Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[1328], Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
[1328] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng-benteng dan istana-istana.

Sampi sini tentang Masa Adam - Nuh, dan uraianku berikutnya adalah

Episode ke 2 : Masa Nuh - Ibrahim

Tk

Wass
_________________
haji
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:39 pm

Tanggapan kepada Pak CSP

Ass.Wr.Wb.
Dikirim: Sab Apr 26, 2008 12:44 am Judul:

________________________________________
Ass wr wb,
Pada ayat berikut ini,
[11:7] Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya.

Apa magna kalimat "singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air", adalagi yang namanya "Arsy". Adakah sama kedua pengertian itu dengan Laugh Mahfuz?.

Setelah saya mengikuti perbincangan ini, terus terang saja saya begitu kaget dengan penjelasan Pak CSP mengenai surat (11) ayat 7 dan makna-maknanya yang tidak tepat, apalagi bila dikaitkan dengan latar belakang ilmunya.

Makna ‘Arsy’ dalam pengertian yang lebih luas adalah, Kerajaan atau Pemerintahan dimana ‘Singgasana’ adalah Lambang kekuasaan.
Sedang ‘Air’ (menurut fisikawan) maknanya adalah, suatu bentuk fluida, yaitu zat alir yang sangat panas sekali dan dinamai “sop kosmos”. Suhu dan kerapatan materi dan radiasi yang sangat tinggi ketika itu, memungkinkan mereka saling berinteraksi, dan berubah dan yang satu menjadi yang lain dan bersifat sebagai zat alir yang sangat panas. Inilah bentuk alam semesta ketika itu yang dipenuhi dengan suhu dan zat alir yang luar bisa panasnya.

Maka, surat (11) ayat 7, mengandung makna, bahwa Pemerintahan-Nya ditegakkan pada seluruh isi alam yang pada waktu itu masih berbentuk fluida , zat alir yang sangat panas sekali. Semua peraturan yang menyangkut sifat dan kelakuan alam semesta, telah diberlakukan Allah terhadap “sop kosmos” itu. Hukum alam ya dia itu dikalangan muslim disebut Sunatulah.


Wassalam,
CSP
_________________
_________________
Habib
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:40 pm

Tanggapan kepada Pak Haji

Ass.Wr.Wb
Dikirim: Jum Apr 25, 2008 11:44 pm Judul:

________________________________________
Untuk itu sebagai Warming Up kita mulai :
Aswrwb

Dimana Allah Swt mengatakan :
(Asy-Syu'ara: 192-195)

“Akan Kami (Allah) perlihatkan kepada mereka kelak bukti-bukti kekuasaan Kami disegenap penjuru dunia ini dan bahkan pada diri mereka sendiri, sampai jelas kepada mereka bahwa Alquran adalah benar. Belum cukupkah bahwa Tuhanmu Maha Menyaksikan segala sesuatu?” (Q.S. Fushshilat:53)

Jadi disini termasuk penciptaan Alam Semesta termasuk Mahluknya.
Siapapun Manusia tidak akan mengerti mengenai Unsur unsur Penciptaan Manusia, karena dari sanalah datangnya! Bisa diberikan penjelasannya.

Sedangkan tiada seorang yang bisa menyalin Rumus rumus itu, kecuali Sang kepaercayaannya yaitu Malaikat. Berarti, manusia tidak dapat mengenali Sang Pencipta kalau begini, padahal Allah telah menyampaikan bahwa mereka kelak dapat membuktikan kekuasaan Allah baik melalui alam semesta maupun pada diri mereka. Bagaimana mungkin Kekuasaan Allah ini dapat dibuktikan kalau kita tidak melakukan Observasi, pengkajian,penelitiaan, dsbnya, kemudian memformulasikan dalam rumus-rumus tertentu. Apakah kita semuanya berdian diri saja, menunggu rumus-rumus itu turun dengan sendirinya?. Siapa yang akan membutikannya. Coba direnungkan ini.
Sang kepercayaan, yaitu Malaikat, sejauh manakah ia mengetahui ilmu Allah itu, bukankah mereka telah mengakui bahwa mereka hanya mengetahui pengetahuan tertentu yang diajarkan Allah, terkait dengan tugas-tugasnya. Berbeda dengan Adam kan?.

_________________
Haji
Wasalam, haris
_________________
Habib
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:40 pm

Aswrwb,

Terlebih dahulu nyaku mengucapkan kepada pa' Habib, selamat datang dan bergabung pada diskusi ini yang kali ini berjudul:
Tujuan Dibalik Penciptaan Manusia.

Menanggapi ulasan pa' Habib :
Quote :

Sedangkan tiada seorang yang bisa menyalin Rumus rumus itu, kecuali Sang kepaercayaannya yaitu Malaikat. Berarti, manusia tidak dapat mengenali Sang Pencipta kalau begini, padahal Allah telah menyampaikan bahwa mereka kelak dapat membuktikan kekuasaan Allah baik melalui alam semesta maupun pada diri mereka. Bagaimana mungkin Kekuasaan Allah ini dapat dibuktikan kalau kita tidak melakukan Observasi, pengkajian,penelitiaan, dsbnya, kemudian memformulasikan dalam rumus-rumus tertentu. Apakah kita semuanya berdian diri saja, menunggu rumus-rumus itu turun dengan sendirinya?. Siapa yang akan membutikannya. Coba direnungkan ini.
Sang kepercayaan, yaitu Malaikat, sejauh manakah ia mengetahui ilmu Allah itu, bukankah mereka telah mengakui bahwa mereka hanya mengetahui pengetahuan tertentu yang diajarkan Allah, terkait dengan tugas-tugasnya. Berbeda dengan Adam kan?.

Nyaku sependapat dengan pa' Habib, maka justru itu kita sebagai Manusia disuruh Allah Swt berjalan di Muka Bumi, dan menyaksikan semua CiptaanNya dan bagi yang berilmu itu merupakan tanda tanda ada yang MENCIPTA!
Jadi kita, bukam disuruh berdiam diri, harus bertanya mengapa, ini harus terjadi, bagaimana asal mulanya, marilah kita mencoba berihtiar sekemampuan akal kita sepanjang pada rambu rambu Al Qur'an & Hadis.
Tentunya Allh Swt akan kecewa, apabila Ciptaannya itu bersifat Statis dan bukan Dinamis, oleh karena Dia sudah mengatakan bahwa dia menciptakan Manusia bukan dengan sia sia.

Dalam alqur’an Allah Swt berfirman:

(QS Al-Mukminun ayat 115)
" Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?


(QS Al-Imran ayat 191),

:. “…………..Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

(QS Anbiya’ ayat 16)

“ Dan tidaklah kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main”. (QS Anbiya’ ayat 16)

Demikian penjelasan nyaku,

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:41 pm

Aswrwb,...

Baiklah nyaku lanjutkan mengenai Peradaban Manusia selanjutnya.

Peristiwa Topan pada zaman Nabi Nuh, adalah peristiwa yang sangat luar biasa. Air laut menutupi seluruh daratan, gelombang besar melebihi tinggi gunung yang paling tinngi dipermukaan Bumi ini sehingga menhancurkan dan meluluh lantakkan isinya.
Pada saat itu tenggelamlah daratan PANGEA yang memusnahkan seluruh penghuninya kecuali yang berada diatas kapal Nabi Nuh.
Hukuman yang diberikan Allah Swt pada mereka pada waktu itu, sekaligus untuk memperbaiki stelsel Bumi, dan Planet Planet lainnya.
Selaku tempat kehidupan Generasi Manusia berikutnya, dimana Generasi Pertama ditutup, atau istilah lainnya, selesailah Episode Pertama, Dan BABAK KE DUA pun dimulai dengan latar Kapal Nabi Nuh berada diatas lautan tanpa daratan.
Hilanglah kehidupan yang sudah berlangsung jutaan tahun, dengan meningglkan peradaban yang super canggih.
Hal inilah yang kini menjadi mata rantai yang hilang ( missing link ).
Dengan adanya peninggalan peninggalan yang sangat luar biasa, menjadikan pusingnya para ahli Arkeologie, meneliti kapan adanya kapan peradaban yang sudah demikian majunya, Way Out satu satunya adalah Firman Allah Swt didalam Al Qur'an untuk bisa menjawab segala kejadian baik pada waktu dulu, sekarang maupun nanti.
Yang perlu diketahui adalah apakah penyebab gelombang sedemikian luar biasanya.
Untuk itu marilah kita perhatikan Firman Allah Swt dalam Al Qur'an pada

Surat Huud ( 11 ) : 36

36. Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang Telah beriman (saja), Karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka
kerjakan.


Surat Huud ( 11 ) : 37

37. Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

Surat Huud ( 11 ) : 38

38. Dan mulailah Nuh membuat bahtera. dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. berkatalah Nuh: "Jika kamu mengejek kami, Maka Sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (Kami).


Surat Huud ( 11 ) : 39

39. Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal."

Allah mewahyukan pada Nabi Nuh untuk membuat sebuah Kapal, sebab manusia manusia ingkar akan dikaramkan.
Sewaktu melihat Nuh membuat Kapal, menjadikannya bahan ejekan dan tertawaan orang, karena membuat Kapal Laut terasa asing pada waktu itu.
Daerah Equator daratannya masih empuk dan panas. Kehidupan Manusia dibelahan Utara Bumi, memang tidak memerlukan armada laut, apalgi membuat Kapal yang jauh dari Lautan, karena itu mereka mengejek Nabi Nuh dari atas. Atas ini inilah yang harus dipikirkan, sudah pasti Nabi Nuh membuat Kapal yang sangat besar, bahkan lebih besar dari Kapal Induk yanga pada abad ke 21 ini, kenapa?
Tentunya kapal tersebut berisikan ribuan binatang, dan binatang itu berpasangan, untu kelagsungan hidup berikutnya.
Jadi Kapal Nabi Nuh tsb, bukan Kapal gambaran selama ini, atau semacam Kapal Penagkap Ikan.
Mengapa bisa mengejek Nabi Nuh dari atas, sedangkan Kapal demikan besarnya? Sudah pasti atas disini adalah Udara, dengan mempergunakan semacam Kapal Udara? sebuah kendaraan terbang yang bisa diarahkan kemana saja!, dan bisa berhenti dengan keseimbangan untuk mengatasi Gravitasi Bumi.
Dari sini bisa kita ketahui, bahwa Teknologi pada zaman Nabi Nuh, sedemikian cangginya, perhatikan ayat Qur'an dibawah ini :

Al Mu’min ( 40 ) : 82

82. Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[1328], Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
[1328] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng-benteng dan istana-istana.

Sampi sini tentang Masa Adam - Nuh, dan uraianku berikutnya adalah

Episode ke 2 : Masa Nuh - Ibrahim


Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:42 pm

Tanggapan kepada Pak CSP

Ass.Wr.Wb.
Dikirim: Sab Apr 26, 2008 12:44 am Judul:

________________________________________
Ass wr wb,
Pada ayat berikut ini,
[11:7] Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya.

Apa magna kalimat "singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air", adalagi yang namanya "Arsy". Adakah sama kedua pengertian itu dengan Laugh Mahfuz?.

Setelah saya mengikuti perbincangan ini, terus terang saja saya begitu kaget dengan penjelasan Pak CSP mengenai surat (11) ayat 7 dan makna-maknanya yang tidak tepat, apalagi bila dikaitkan dengan latar belakang ilmunya.

Makna ‘Arsy’ dalam pengertian yang lebih luas adalah, Kerajaan atau Pemerintahan dimana ‘Singgasana’ adalah Lambang kekuasaan.
Sedang ‘Air’ (menurut fisikawan) maknanya adalah, suatu bentuk fluida, yaitu zat alir yang sangat panas sekali dan dinamai “sop kosmos”. Suhu dan kerapatan materi dan radiasi yang sangat tinggi ketika itu, memungkinkan mereka saling berinteraksi, dan berubah dan yang satu menjadi yang lain dan bersifat sebagai zat alir yang sangat panas. Inilah bentuk alam semesta ketika itu yang dipenuhi dengan suhu dan zat alir yang luar bisa panasnya.

Maka, surat (11) ayat 7, mengandung makna, bahwa Pemerintahan-Nya ditegakkan pada seluruh isi alam yang pada waktu itu masih berbentuk fluida , zat alir yang sangat panas sekali. Semua peraturan yang menyangkut sifat dan kelakuan alam semesta, telah diberlakukan Allah terhadap “sop kosmos” itu. Hukum alam ya dia itu dikalangan muslim disebut Sunatulah.


Wassalam,
CSP
_________________
_________________
Habib
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:42 pm

Tanggapan kepada Pak Haji

Ass.Wr.Wb
Dikirim: Jum Apr 25, 2008 11:44 pm Judul:

________________________________________
Untuk itu sebagai Warming Up kita mulai :
Aswrwb

Dimana Allah Swt mengatakan :
(Asy-Syu'ara: 192-195)

“Akan Kami (Allah) perlihatkan kepada mereka kelak bukti-bukti kekuasaan Kami disegenap penjuru dunia ini dan bahkan pada diri mereka sendiri, sampai jelas kepada mereka bahwa Alquran adalah benar. Belum cukupkah bahwa Tuhanmu Maha Menyaksikan segala sesuatu?” (Q.S. Fushshilat:53)

Jadi disini termasuk penciptaan Alam Semesta termasuk Mahluknya.
Siapapun Manusia tidak akan mengerti mengenai Unsur unsur Penciptaan Manusia, karena dari sanalah datangnya! Bisa diberikan penjelasannya.

Sedangkan tiada seorang yang bisa menyalin Rumus rumus itu, kecuali Sang kepaercayaannya yaitu Malaikat. Berarti, manusia tidak dapat mengenali Sang Pencipta kalau begini, padahal Allah telah menyampaikan bahwa mereka kelak dapat membuktikan kekuasaan Allah baik melalui alam semesta maupun pada diri mereka. Bagaimana mungkin Kekuasaan Allah ini dapat dibuktikan kalau kita tidak melakukan Observasi, pengkajian,penelitiaan, dsbnya, kemudian memformulasikan dalam rumus-rumus tertentu. Apakah kita semuanya berdian diri saja, menunggu rumus-rumus itu turun dengan sendirinya?. Siapa yang akan membutikannya. Coba direnungkan ini.
Sang kepercayaan, yaitu Malaikat, sejauh manakah ia mengetahui ilmu Allah itu, bukankah mereka telah mengakui bahwa mereka hanya mengetahui pengetahuan tertentu yang diajarkan Allah, terkait dengan tugas-tugasnya. Berbeda dengan Adam kan?.

_________________
Haji
Wasalam, haris
_________________
Habib
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:42 pm

Aswrwb,

Terlebih dahulu nyaku mengucapkan kepada pa' Habib, selamat datang dan bergabung pada diskusi ini yang kali ini berjudul:
Tujuan Dibalik Penciptaan Manusia.

Menanggapi ulasan pa' Habib :
Quote :

Sedangkan tiada seorang yang bisa menyalin Rumus rumus itu, kecuali Sang kepaercayaannya yaitu Malaikat. Berarti, manusia tidak dapat mengenali Sang Pencipta kalau begini, padahal Allah telah menyampaikan bahwa mereka kelak dapat membuktikan kekuasaan Allah baik melalui alam semesta maupun pada diri mereka. Bagaimana mungkin Kekuasaan Allah ini dapat dibuktikan kalau kita tidak melakukan Observasi, pengkajian,penelitiaan, dsbnya, kemudian memformulasikan dalam rumus-rumus tertentu. Apakah kita semuanya berdian diri saja, menunggu rumus-rumus itu turun dengan sendirinya?. Siapa yang akan membutikannya. Coba direnungkan ini.
Sang kepercayaan, yaitu Malaikat, sejauh manakah ia mengetahui ilmu Allah itu, bukankah mereka telah mengakui bahwa mereka hanya mengetahui pengetahuan tertentu yang diajarkan Allah, terkait dengan tugas-tugasnya. Berbeda dengan Adam kan?.

Nyaku sependapat dengan pa' Habib, maka justru itu kita sebagai Manusia disuruh Allah Swt berjalan di Muka Bumi, dan menyaksikan semua CiptaanNya dan bagi yang berilmu itu merupakan tanda tanda ada yang MENCIPTA!
Jadi kita, bukam disuruh berdiam diri, harus bertanya mengapa, ini harus terjadi, bagaimana asal mulanya, marilah kita mencoba berihtiar sekemampuan akal kita sepanjang pada rambu rambu Al Qur'an & Hadis.
Tentunya Allh Swt akan kecewa, apabila Ciptaannya itu bersifat Statis dan bukan Dinamis, oleh karena Dia sudah mengatakan bahwa dia menciptakan Manusia bukan dengan sia sia.

Dalam alqur’an Allah Swt berfirman:

(QS Al-Mukminun ayat 115)
" Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?


(QS Al-Imran ayat 191),

:. “…………..Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

(QS Anbiya’ ayat 16)

“ Dan tidaklah kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main”. (QS Anbiya’ ayat 16)

Demikian penjelasan nyaku,

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:43 pm

Aswrwb,..

Prolog

Apakah target utama setan?

Target utamanya adalah menjadikan seluruh manusia terjebak dalam perangkapnya. Siapa yang jatuh dalam perangkap setan harus ikur bersamanya ke Neraka. Setan tidak pernah senang dengan Anak-anak Adam baik disini ataupun di Akhirat, tidak, setan amat marah! Setan berkata: "Untuk alasanmu, alasan, aku jatuh, aku telah dilempar dari Hadirat Ilahiah. Oleh karenanya aku akan menggunakan seluruh kemampuan, kesanggupan, energiku, semuanya. Targetku adalah membuatmu jatuh ke dalam Neraka yang sama, tidak bahagia dalam kehidupan di bumi atau dengan kehidupan setelahnya untuk kehidupan abadi. Aku tidak pernah senang kalau manusia hidup bahagia selamanya. Tidak! Aku akan berusaha dan bersumpah bahwa aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat Anak-anak Adam bersamaku dalam kesusahan disini dan di Neraka sana!" Oleh karena itu hati-hatilah dengan Setan!

Al A’raaf ( 7 ) : 14 - 17
14. Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya[529] sampai waktu mereka dibangkitkan".
15. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh."
16. Iblis menjawab: "Karena Engkau Telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
17. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

[529] Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.

Menyimak Uraian diatas, pertanyaan sekarang:
Apaka Manusia pada Episode I ( Adam _ Nuh ) dimenangkan oleh Iblis, sehingga Allah Swt memerlukan pemusnahan seluruh Manusia Masa itu, kecuali Nabi Nuh dan pengikutnya?

Walahualam Bisawab, tapi cerita belum selesai.......

Sekarang nyaku teruskan:

Manusia pada Tahap ( Episode ) ke - II ( Masa Nuh - Ibrahim )


Air Bah ( Topan ) telah surut, dan sekarang tinggalah Nabi Nuh di Daratan yang baru, dimana " PANGEA" telah terbelah beberapa daratan tapi masih menyatu, sehingga " diperkirakan" pada masa inila Umat Nabi Nuh berpencar keseluruh daratan yang ada oleh karena suhu udara didaerah Equqtor telah mendingin.
Menururut para ahli pada masa inilah Kutub Utara, dimana Inti Poros Bumi, diubah Allah Swt, yang kita kenal sekarang ini di Daerah Adriatik, akan tetapi daratannya tetap ditempatnya.

Masa berjalan dan munculah pada masa Episode ini nama Ibrahim.
Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar {Tarih} bin Tahur bin Saruj bin Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S.. Ia dilahirkan di sebuah tempat bernama "Faddam A'ram" dalam kerajaan "Babylon" yang pada waktu itu diperintah oleh seorang raja zalim bernama "Namrud bin Kan'aan." Sebelum itu keadaan tempat kelahirannya berada dalam kucar-kacir. Ini adalah kerana Raja Namrud mendapat petanda bahawa seorang bayi akan dilahirkan disana dan bayi ini akan membesar dan merampas takhtanya. Antara sifat insan yang akan menentangnya ini ialah dia akan membawa agama yang mempercayai satu tuhan dan akan menjadi pemusnah batu berhala. Insan ini juga akan menjadi penyebab Raja Namrud mati dengan cara yang dahsyat. Oleh itu Raja Namrud telah mengarahkan semua bayi yang dilahirkan di tempat ini dibunuh, manakala golongan lelaki dan wanita pula telah dipisahkan selama setahun.

Walaupun begitu dalam keadaan cemas ini, kehendak Allah tetap terjadi. Isteri Aazar telah mengandung namun tidak menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Pada suatu hari dia terasa seperti telah tiba waktunya untuk melahirkan anak dan sedar sekiranya diketahui Raja Namrud yang zalim pasti dia serta anaknya akan dibunuh. Dalam ketakutan, ibu nabi Ibrahim telah bersembunyi dan melahirkan anaknya di dalam sebuah gua yang berhampiran. Selepas itu, dia memasuki batu-batu kecil dalam mulut bayinya itu dan meninggalkannya keseorangan. Seminggu kemudian, dia bersama suaminya telah pulang ke gua tersebut dan terkejut melihat nabi Ibrahim a.s masih hidup. Selama seminggu, bayi itu menghisap celah jarinya yang mengandungi susu dan makanan lain yang berkhasiat. Semasa berusia 15 bulan tubuh Nabi Ibrahim telah membesar dengan cepatnya seperti kanak-kanak berusia dua tahun. Maka kedua ibubapanya berani membawanya pulang kerumah mereka.

Nabi Ibrahim a.s mencari Tuhan yang sebenarnya


Pada masa Nabi Ibrahim, kebanyakan rakyat di Mesopotamia beragama politeisme iaitu menyembah lebih dari satu Tuhan. Dewa Bulan atau Sin merupakan salah satu berhala yang paling penting. Bintang, bulan dan matahari menjadi objek utama penyembahan dan karenanya, astronomi merupakan bidang yang sangat penting. Sewaktu kecil lagi nabi Ibrahim a.s. sering melihat ayahnya membuat patung-patung tersebut, lalu dia cuba mencari kebenaran agama yang dianuti oleh keluarganya itu.

Dalam al-Quran Surah al-Anaam (ayat 76-78) menceritakan tentang pencariannya dengan kebenaran.
Pada waktu malam yang gelap, beliau melihat sebuah bintang (bersinar-sinar), lalu ia berkata: "Inikah Tuhanku?" Kemudian apabila bintang itu terbenam, ia berkata pula: "Aku tidak suka kepada yang terbenam hilang". Kemudian apabila dilihatnya bulan terbit (menyinarkan cahayanya), dia berkata: "Inikah Tuhanku?" Maka setelah bulan itu terbenam, berkatalah dia: "Demi sesungguhnya, jika aku tidak diberikan petunjuk oleh Tuhanku, nescaya menjadilah aku dari kaum yang sesat". Kemudian apabila dia melihat matahari sedang terbit (menyinarkan cahayanya), berkatalah dia: "Inikah Tuhanku? Ini lebih besar". Setelah matahari terbenam, dia berkata pula: `
Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri (bersih) dari apa yang kamu sekutukan (Allah dengannya).
Inilah daya logik yang dianugerah kepada beliau dalam menolak agama penyembahan langit yang dipercayai kaumnya serta menerima tuhan yang sebenarnya.

....sampai sini dulu, nanti bersambung

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:43 pm

Aswb

Sebagai Intermeso sebelum dilanjutkan diskusi ini,saya ingin mendengar pendapat dari pernyataan seorang saintis ini--STEPEN HAWKING.

kATANYA ' SEJAUH SEMESTA ADA TITIK AWALNYA KITA DAPAT MENGIRA ADA PENCIPTANYA NAMUN,SEMESTA BENAR-2 SEPENUHNYA MENCUKUPI PADA DIRINYA SENDIRI ,TIDAK MEMILIKI BAIK TITIK AWAL MAUPUN AHIR SEMESTA HANYA SEKEDAR ADA.
KALAU BEGITU DIMANA TEMPAT BAGI SANG PENCIPTA?

WSLM
_________________
Ustadz
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:44 pm

AsWrWb,...

Pa' Ustadz bilang begini:

Quote :
kATANYA ' SEJAUH SEMESTA ADA TITIK AWALNYA KITA DAPAT MENGIRA ADA PENCIPTANYA NAMUN,SEMESTA BENAR-2 SEPENUHNYA MENCUKUPI PADA DIRINYA SENDIRI ,TIDAK MEMILIKI BAIK TITIK AWAL MAUPUN AHIR SEMESTA HANYA SEKEDAR ADA.
KALAU BEGITU DIMANA TEMPAT BAGI SANG PENCIPTA?

Jawaban :

Apabila Semesta benar benar sepenuhnya mencukupi dirinya sendiri, tidak memiliki titik Awal maupun Akhir, maka orang yang bilang begitu adalah Kafirun.
Kenapa Kafirun, karena dia tidak mempercayai Al Qur'an.
Pendapat itu adalah teori " KEBETULAN" Evolusi, dari Darwin yang Atheis, yang saat ini dalam keruntuhan akibat tidak relevant dengan penemuan mutajhir oleh Ilmu Pengetahuan Modern.

Demikian jawabanku, pa' Ustadz.

Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:44 pm

Aswrwb,...

Nyaku lanjutkan uaraian Topic : Dibalik Penciptaan Manusia.

Sejarah Ibrahim kita semua sudah tau, antara lain diberikan Allah Swt kelebihan, bisa menghidupkan Burung, Tidak terbakar Api oleh Namrud dan yang paling klimaks adalah dia mempunyai 2 istri ( Poligami ) Siti Sarah & Hajar, dimana kemudian dikarunia Anak dari Siti Sarah Ishak dan Siti Hajar Ismail ( duluan lahir ), karena Siti Sarah melahirkan Ishak kemudian pada usia yang sudah tua.

Ke 2 putra Ibrahim ini, ternyata, menurunkan 2 golongan ( Kaum ) yang dikemudian hari sampai sekarang telah mengubah sebahagian besar Umat Manusia dalam Peradaban Dunia.

Yang menarik dari Masa Ibrahim sampai dengan Musa ini adalah:
Sudah sedemikian Perkasakah si Iblis memperdayakan Manusia sesuai sumpahnya pada waktu dia disetujuai Allah Swt, untuk bersama Adam ke Dunia ini? samapai sampai ( menurut yang kita ketahui dalam Islam ) Allah Swt sampai mengutus 8 Nabi yaitu: Luth,Ismail,Ishak,Ya’cub,Yussuf,Ayyub,Dzulkifli,Syuaib, untuk menyeruhkan kepada Manusia akan DIA?
Kenapa Allah Swt tidak menerapkan " Kun Fayakun" terhadap Manusia sehingga, tidak terpengaruh Iblis? dan Beriman kepadaNya?

Hal inilah yang merupakan pemikiran & Pertanyaan yang menggoda.

Sampaipun pada utusanNya Nabi Musa.

Melalui Nabi Musa orang Israel ( Manusia yang Dipilih ), diselamatkan dari Fira'un, tapi akhirnya mereka kufur dan Ingkar juga.

Walaupun Nabi Musa sudah diberikan Taurat ( Ten Comadment ), tapi dikemudian hari Taurat diputar balikkan oleh Manusia yang dipilih itu?

Luar biasa memang IBLIS!


Untuk kedua kalinya Allah Swt murka, sehingga mereka orang Israel menjadi terusir, dan menjadi Manusia yang tidak mempunyai tempat tinggal.
Jadi kali ini Allah Swt tidak membinasakan, seperti Kaumnya Nabi Nuh.

Kalu dihitung ( perkiraan ) masa nabi Adam - Nuh = 2100 Tahun, Nabi Nuh - Ibrahim = 900 Tahun, Nabi Ibrahim - Musa = 900 Tahun, sehingga kalu dijumlah lamanya waktu total 3.900 Tahun , pergumulan antara Allah Swt dengan Iblis!

Nah disinilah timbul pertanyaan : Apa Sebenarnya Dibalik Penciptaan Manusia Oleh Allah Swt ?

......Sampai sini dulu, nanti disambung

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:45 pm

Ass.Wr.Wb.

Kepada : Pak Haji.

Pemaparan Pak Haji mengenai Topik ini cukup baik, akan tetapi karena penjelasan-penjelasan yang diberikan kurang menyentuh kepada substansinya, apalagi ada “kesan “ terburu-buru dalam menyampaikannya, maka saya usul, setiap bagian dalam topik ini harus dimantapkan terlebih dahulu pembahasannya sebelum berpindah kebagian lainnya.
Demikian penyampaiannya.

Wasalam, haris
_________________
Habib
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:45 pm

Aswrwb,
Tk atas koreksinya.

Nayaku mengerti, kalau sangat detail, maka akan makan banyak halaman, dan juga tuari samua garis besarnya sudah tau.

Nyaku hanya menekankan disini adalah, intro, kemudian penjelasan singkat, sehingga tuari dapat menyimak.
Apabila ada yang salah atau kurang jelas, diharapkan tanggapannya.

Topic ini ada 8 Point, dan sekarang nyaku baru pada point 4.

Barangkali pada point berikutnya, urainaku akan agak detail soalnya sudah mau ke Klimaksnya.

Tk

Wass
_________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:45 pm

Aswb
Kepada patuari-2
Perlu diketahui Sains itu tidak membutuhkan" Tuhan sebagai hipotesis " ia bertujuan menjelaskan fanomena Alam tanpa bantuan sebab-2 Spiritual /Metafisik tetapi lebih dalam bentuk sebab-2 Natural atau Matrial semata.
Anggota komunitas Ilmuan ini menghapus Tuhan,mereka hanya mempelajari alam fisik sebagai sebuah Dunia realitas Independen yang sepenuhnya terputus dari dunia-2 Spiritual.
Sain secara teoritis juga telah memindahkan gagasan-2 tentang tujuan Alam.
Tidak seperti gagasan Alquran tentan tuajuan penciptaan oleh Tuhan seperti Alquran mengatakan.
Kami tidak menciptakan langit dan Bumi dan segala sesuatu yang ada diantaranya kecuali untuk tujuan yang benar--Dan bukan untuk bermain-maian.
Alquran menyampaikan gagasan tentang tujuan Ilahi BIAL HAGG --ini mengungkapkan gagasan tujuan yang benar ,Adil dan tepat .
Tujuan ril ekssistensi manusia dan penciptaan alam semesta merupakan bagian Integral agar manusia mengetahui dan mengabdi kepada Tuhan.

wslm
_________________
Ustadz
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:46 pm



Aswrwb,...

Buat pa' Ustadz,
apa yang diutarakan memang betul, dimana didalam teori Sains tidak merujuk pada Al Qur'an, tapi akhirnya hasil akhir penemuan Sains, ternyata Klop dengan Al Qur'an.
Hal ini dikarenakan sifat Manusia yang ingin mengetahui" siapakah aku?Siapakah yang Mencipta?

Inilah sifat keangkuhan Manusia yang didalam pencariannya bisa berakhir pada 2 alternatif, yaitu bisa Kufur dan bisa Beriman ( Bertaqwa ).
Iblis senantiasa menggoda!

Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 9:47 pm

Ass wr wb,

Untuk pak Habib :
Quote :
Setelah saya mengikuti perbincangan ini, terus terang saja saya begitu kaget dengan penjelasan Pak CSP mengenai surat (11) ayat 7 dan makna-maknanya yang tidak tepat, apalagi bila dikaitkan dengan latar belakang ilmunya.

Makna ‘Arsy’ dalam pengertian yang lebih luas adalah, Kerajaan atau Pemerintahan dimana ‘Singgasana’ adalah Lambang kekuasaan.
Sedang ‘Air’ (menurut fisikawan) maknanya adalah, suatu bentuk fluida, yaitu zat alir yang sangat panas sekali dan dinamai “sop kosmos”. Suhu dan kerapatan materi dan radiasi yang sangat tinggi ketika itu, memungkinkan mereka saling berinteraksi, dan berubah dan yang satu menjadi yang lain dan bersifat sebagai zat alir yang sangat panas. Inilah bentuk alam semesta ketika itu yang dipenuhi dengan suhu dan zat alir yang luar bisa panasnya.

Maka, surat (11) ayat 7, mengandung makna, bahwa Pemerintahan-Nya ditegakkan pada seluruh isi alam yang pada waktu itu masih berbentuk fluida , zat alir yang sangat panas sekali. Semua peraturan yang menyangkut sifat dan kelakuan alam semesta, telah diberlakukan Allah terhadap “sop kosmos” itu. Hukum alam ya dia itu dikalangan muslim disebut Sunatulah.

Pada sebagian terjemahan , kalimat “singasana-Nya di atas air” ditafsirkan sebagai “keadaan” sebelum alam semesta diciptakan. Pada kondisi ini pengertian kata “air” lebih kepada perumpamaan yang makna hakikinya jauh lebih luas dari yang sekedar (terbatas) dapat kita diskripsikan sebagai suatu zat (air) dalam ruang-waktu.
Kalau ada penafsiran bahwa keadaan itu adalah keadaan setelah atau awal penciptaan alam semesta (terikat dalam ruang-waktu) maka benar apa yang dikatakan pak Habib namun kalau pengertian ini adalah keseluruhan kekuasaan Allah maka kekuasaan Allah menjadi terbatas.

Untuk pak ustadz.
Quote :
Sebagai Intermeso sebelum dilanjutkan diskusi ini,saya ingin mendengar pendapat dari pernyataan seorang saintis ini--STEPEN HAWKING.

kATANYA ' SEJAUH SEMESTA ADA TITIK AWALNYA KITA DAPAT MENGIRA ADA PENCIPTANYA NAMUN,SEMESTA BENAR-2 SEPENUHNYA MENCUKUPI PADA DIRINYA SENDIRI ,TIDAK MEMILIKI BAIK TITIK AWAL MAUPUN AHIR SEMESTA HANYA SEKEDAR ADA.
KALAU BEGITU DIMANA TEMPAT BAGI SANG PENCIPTA?.
Pendapat di atas saya kira bukan dari Hawking karena walaupun menurut sebagian orang Hawking itu ateis namun Hawking telah membuktikan secara kuantitatif bahwa alam semesta ini bermula dari suatu ledakan besar (bigbang).
Pendapat di atas sebenarnya adalah pendapat Aristoteles (filosof Yunani) dan dikutip Hawking ketika dia mengadakan orasi ilmiah pada suatu seminar berjudul “The Origin of the universe”, coba pak ustadz ikuti video orasinya di :
http://sains2quran.blogspot.com/2008/05/6-asal-mula-alam-semesta-stephen-hawing.html

Pak ustadz jangan apriori terhadap sains, memang cara pandang sains dan agama berbeda. Dalam pikiran kita ideal kalau bertolak dari agama namun pada kenyataannya umumnya manusia salah menterjemahkan yang tersirat dalam firman-firman Allah atau dokumen kitab agama lainnya. Ingat kasus Galileo Galilei?, dia dihukum mati (pancung) oleh penguasa gereja karena Galileo ”berani” membuat teori bahwa ” bumi mengelilingi matahari” yang berlawanan dengan pemahaman gereja waktu itu yang mati-matian mengtakan ”matahari mengelilingi bumi”, bumi sebagai pusat. Beberapa detik sebelum kepalanya lepas dari badan, Galileo berucap ”meskipun kepala saya lepas dari badan, tidak akan mengubah bahwa bumi memang mengelilingi matahari”. Peristiwa ini adalah ”kecelakaan” besar dunia agama (kristen). Apakah kita (islam) akan meniru itu?.
Kalau pak ustadz pernah jadi anggota pramuka semasa sekolah di SD/SMP, pencarian sains ibarat menterjemahkan sandi-sandi morse, kadang kita salah menterjemahkan tanda morse tersebut sehingga tersesat dalam perjalanan menuju suatu lokasi yang sudah ditentukan. Demikian juga dalam pencarian sains paling sering tersesat namun selalu diperbaharui dan dimutahirkan.
Ada seorang saintis Rusia yang semula tersesat (ateis) kemudian menemukan kebenaran sains di Quran, saksikan videonya di :
http://sains2quran.blogspot.com/2008/05/4-sejarah-alam-semesta-perspektif-al.html

Adakah morse-morse Quran dalam pencarian sains?, pak ustadz silahkan temukan jawabannya di :
http://sains2quran.blogspot.com/2008/05/1-pengantar-alam-semesta.html

Wassalam,
CSP
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 10:26 pm

Aswrwb,

Menyimak tanggapan tuari Saitis, dan setelah mengunjungi Websitenaya ( Blog ) maka nyaku menyampaikan terimakasih, karena dengan adanya penampilan materi tentang Alam Semesta, para ilmuan dan Al Qur'an, dimana kita semua termasuk nyaku, setidaknya mendapatkan informasi, sehingga dapat memperkuat keimanan kita semua, Amin.

Selanjutnya nyaku teruskan urainaku: Tujuan dibalik penciptaan Manusia.

Pada uraianku terakhir sudah sampai pada diutusnya Nabi Musa untuk menyadarkan Manusia, akan tetapi sekali lagi Gagal, karena setelah Allah Swt memberikan pertolongan, Manusia kembali kufur , dan yang lebih memperihatinkan lagi yang engajak mereka kufur ( membuat Sapi dari Emas dan kemudian menujankannya ) adalah saudara ( adiknya ) Nabi Musa, yaitu Nabi Harun, subhanallah, padahal Al Quran sangat memulyakannya, dan Umat Muslim telah membersihkan tuduhan tersebut.

Pada saat itu orang Israel mulai terpencar ke mana mana, tidak mempunyai Tanah untuk hidup ( Hukuman Allah Swt ) dan antara mereka saling berperang dan membunuh.

Untuk kesikian kalinya "IBLIS" berhasil mempengaruhi Manusia untuk Ingkar dan Kufur kepada Allah Swt.

Waktu berjalan, seiring dengan tambah kufurnya Manusia pada masa itu, sehingga Allah Swt mengutus lagi 9 Manusia pilihanNya yaitu:
Harun, Daud, Sulaiman,Ilyas,Ilyasa,Yunus,Zakaria, Yahya dan terakhir Nabi Isa As.


Nyaku tidak perlu menguraikan masa pada waktu masing masing utusan Allah tsb, karena secara garis besar kita sudah tau, kalau lupa buka lagi Al Qur'an atau bisa baca buku 25 Rasul Pilihan.
Adapun perkiran masa ( waktu ) dari Nabi Musa hingga Nabi Isa as sekitar 13 abad ( 1.300 ) tahun!

Bagaimana perjuangan utusan Allah Swt, yaitu Nabi Isa as, apakah beliau berhasil menyadarkan Manusia dari pengaruh Iblis, berhasil atau gagal?

Nantikan uraianku selajutnya.

Tk

Wass
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 10:26 pm

pada garis besarnya tujuan penciptaan manusia adalah untuk mengabdi kepadanNYA dengan keihlasan .
_________________
Dokter
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 10:26 pm

Aswb
Kepada Pak Haji

Didalm surat Albagarah kita sdh mendiskusikan mengenai Tuhan Malaikat Manusia dan Iblis
Kemudian rukun iman kita tidak dianjurkan mengimani tentang IBLIS karena kata itu tidak tercantum dalam rukun itu.

Kemudian ayat lain Quran mejelaskan,TIDAK AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA KECUALI UNTUK BERIBADAH KEPADAKU.

Didalam berlidung kepada Tuahan kita dianjurkan membaca AUZUBILAHIMINASYAITANNIROJIM---KENAPA BUKAN IBLISNIROJIM?

Kalau kita merujuk kepada surat Albagara diatas ternyata Iblis itu PINTER/JENIUS karena kata menggelincirkan menggambarkan kehebatannya.

Disisi lain manusia padahal kan dibekali aji mumpung kok bisa kala?,kalau demikian Iblis itu bisa digambarkan seperti apayah?

Disisi lain dia dikatakan mengalir didalam darah apa sebangsa Bakteri/firus?

Disituasi lain Iblis bisa dikatakan Bodoh karena tidak menemui kebenaran?

Jadi menurut hemat saya kita cari dulu rahasia Iblis ini baru bisa kita mengatakan seperti ulasan pak Haji diatas.

wslm
_________________
Ustadz
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Admin
Admin


Jumlah posting : 2244
Registration date : 31.08.08

PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Thu Sep 11, 2008 10:27 pm

Aswrwb,

Selamat datang buat Pa' Dokter, baru tasopu, maklum banyak pasien stou, soalnya sekarang banyak orang saki, karena hidop tambah susah.
Tk atas tanggapannya yang sangat singkat.
Tapi nyaku mengharapkan kalu sempat pa' Dokter baca dulu Topic ini dari awal, supaya tanggapannya lebih mantap.

Kemudian buat pa' Ustadz,

Apa yang pa' Ustadz bilang, memang betul, justru itu dalam urainku ini lagi mencari si Iblis itu, mudah mudahan sebentar lagi ketahuan.
Maka untuk ikuti uraianku selanjutnya.

Wass
_________________
Haji
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://paguyubanpulukadang.forumotion.net
Sponsored content




PostSubyek: Re: TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.   Today at 5:13 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
TUJUAN MANUSIA DICIPTAKAN.
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 7Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.paguyubanpulukadang.forumotion.net :: Forum Diskusi :: Islamologi-
Navigasi: